Persiapan Development Aplikasi Mobile Bola.com – Part 2

Sebagai lanjutan dari post sebelumnya, sekarang kita akan membahas mengenai Design Sprint aplikasi mobile Bola.com.

Design Sprint

Design sprint adalah sebuah proses untuk desain, prototyping, dan melakukan user test terhadap prototype tersebut untuk menjawab pertanyaan bisnis yang dilakukan dalam 6 tahapan dan dalam waktu tertentu, biasanya dilakukan dalam 5 hari. Design Sprint dilakukan untuk mengurangi resiko ketika meluncurkan sebuah produk atau fitur. Dengan Design Sprint kita tidak perlu menunggu minimum product untuk diluncurkan ke pasar terlebih dahulu untuk mengetahui respon dari user, karena di akhir step ada user testing terhadap prototype kita. Tim yang biasanya terlibat dalam Design Sprint ini adalah kolaborasi dari desainer, product manager, decision maker, business team (marketing, sales). 

design-sprint

6 Tahapan Design Sprint

  1. Understand: pada tahapan ini kita mencoba memahami users dan kebutuhannya, kompetisi yang ada serta peluang bisnis. Pada tahapan ini kami melakukan canvasing-exercise untuk memetakan user-profile dengan value-map. User profile menjelaskan lebih jauh mengenai user kita dan value-map menggambarkan bagaimana kita dapat memberikan value untuk user tersebut. (Silakan baca lebih lanjut mengenai The Value Proposition Canvas untuk mengetahui canvasing ini lebih dalam.)
  2. Define: design principles ditetapkan pada tahap ini berdasarkan value propotition yang akan kita berikan.
  3. Diverge: berdasarkan summary yang didapatkan dari tahapan sebelumnya, setiap orang akan membuat beberapa alternatif solusi untuk menyelesaikan permasalah yang ada. Pada tahapan ini feasibility masih belum dipertimbangkan. Setiap orang membuat sketsa solusi masing-masing, agar tidak saling mempengaruhi.
  4. Decide: pada tahap ini, solusi dipilih oleh seluruh tim dengan mempertimbangkan bagaimana solusi tersebut dapat menyelesaikan permasalahan dan tetap dapat dibuat mempertimbangkan limitasi yang ada (teknologi, waktu, dsb.). Kami melakukan Zen Voting dan team review untuk menentukan solusi yang akan dipilih. Kemudian membuat storyboard untuk solusi tersebut dengan lebih detail.
  5. Prototype: desain dan mempersiapkan prototype yang dapat digunakan oleh user. Karena kami akan membuat aplikasi Android, maka prototype yang dibuat menggunakan prototyping tool untuk mobile, agar user experience-nya sama dengan aplikasi yang sebenarnya.
  6. Validate: melakukan user testing menggunakan prototype yang ada kepada primary target audience. Kami melakukan observasi ketika user menggunakan prototype aplikasi Bola.com, kemudian mengajukan beberapa pertanyaan seputar experience, feedback dan ekspektasi mereka terhadap aplikasi tersebut.

Biasanya Design Sprint dilakukan dalam 5 hari, namun karena keterbatasan yang ada kami berhasil untuk menjalankan Design Sprint aplikasi Bola.com dalam 4 hari. Berikut adalah pembagian hari dan aktifitas per hari-nya.

  • Day 1: Understand- Define
  • Day 2: Diverge-Decide
  • Day 3 Prototype-Validate (Internal Validation: primary target user yang merupakan rekan kerja kami)
  • Day 4 Prototype-Validate (primary target user yang sudah dipilih berdasarkan kriteria yang sudah ditentukan)

Specification

Setelah Design Sprint selesai dilakukan, spesifikasi untuk aplikasi Bola.com dibuat dan diprioritaskan untuk selanjutnya masuk ke dalam proses development kami.

Setelah persiapan selesai, masuklah kami ke tahapan development. BTW, aplikasi Bola.com kini sudah ada di Playstore, silakan download aplikasinya di sini.

 

 

Persiapan Development Aplikasi Mobile Bola.com – Part 2

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s